Loka Tarjamah Otomatis Basa Indonésia – Basa Sunda

Loka Tarjamah Otomatis Basa Indonésia – Basa Sunda

BismiLLahi aRRohman aRRohim…

Lamun saméméhna kuring nulis ngeunaan basa Jawa, ayeuna giliran kuring nulis ngeunaan basa Sunda (basa wewengkon terus enya ndri?) hohooo ekeur hoyong waé, lamun lain urang minangka urang Indonésia anu ngahargaan basa wewengkon, saha deui?

Oke, ayeuna kuring mendakan hiji deui kamus online basa wewengkon nyaéta kamus basa Sunda, mangga datangan: http://sunda.web.id/ http://tarjamah.sabilulungan.org/teks.php pikeun menterjemahkan ti basa Indonésia ka basa Sunda atawa sabalikna.

kamus-bahasa-sunda-online

Lumayan buat anu hayang diajar basa sunda atawa hayang dapet calon urang Sunda (haha)

____________

*) Tulisan ieu kabéhanana hasil ti tarjamah di sunda.web.id http://tarjamah.sabilulungan.org/teks.php kalawan saeutik dibenerkeun

*) Update : Maaf, web sunda.web.id telah dihapus oleh pemiliknya dan belum diupdate lagi.

5000 Total Views 48 Views Today

-----

Search keyword for this article : kamus bahasa sunda ~ kamus bahasa sunda online ~ kamus sunda online ~ kamus basa sunda ~ kamus online bahasa sunda ~ bahasa sunda online ~ kamus sunda indonesia online ~ kamus basa sunda online ~ kamus bahasa sunda indonesia online ~ bahasa sunda ~ kamus indonesia sunda online ~ kamus bahasa sunda-indonesia online ~ kamus bahasa sunda ke indonesia online ~ loka tarjamah ~ bahasa sunda kamus ~ kamus basa sunda indonesia online ~ kamus bahasa sunda lemes ~ translate bahasa sunda online ~ belajar bahasa sunda online ~ kamus bahasa indonesia sunda online ~ kamus sunda indonesia otomatis ~ kamus sunda-indonesia online ~ kamus b sunda ~ kamus sunda ~ sunda online ~ kamus online sunda ~ kamus basa sunda-indonesia online ~ loka tarjamah otomatis basa indonésia basa sunda ~ kamus online basa sunda ~ kamus online indonesia sunda ~ kamus online sunda indonesia ~ Loka Tarjamah Otomatis Basa Indonésia - Basa Sunda ~ kamus sunda lemes ~ terjemahan bahasa sunda ke bahasa indonesia online ~ kumpulan bahasa sunda ~ kamus bhs sunda ~ kamus bahasa sunda online sunda-indonesia ~ kamus online bahasa sunda ke bahasa indonesia ~ belajar bahasa sunda ~ tarjamah sunda ~ BASA SUNDA ONLINE ~ b sunda ~ Kamus Bahasa Sunda ke bahasa Indonesia online ~ terjemahan bahasa sunda lemes ~ kamus bahasa sunda otomatis ~ kamus bahasa sunda lengkap ~ basa sunda ~ kamus b sunda online ~ loka tarjamah otomatis sunda-indonesia ~ kamus indonesia-sunda online ~ kamus indonesia sunda lengkap ~ bahasa sunda baik-baik saja ~ bahasa sunda baik baik saja ~ loka tarjamah otomatis basa sunda basa indonésia ~ kamus bahasa indonesia ke sunda online ~ Loka Tarjamah Otomatis Basa Sunda - Basa Indonesia ~ translate bahasa indonesia ke bahasa sunda online ~ kamus bahasa sunda lengkap online ~ kamus online bahasa sunda-indonesia ~ kamus bahasa daerah sunda ~ web sunda ~ kamus indonesia sunda otomatis ~ kamus online bahasa indonesia sunda ~ kamus basa sunda lemes ~ kamus bahasa sunda indonesia ~ urang sunda ~ loka bahasa sunda ~ translate sunda indonesia online ~ kamus bahasa indonesia ke bahasa sunda online ~ transtool bahasa sunda ~ bahasa sundanya baik baik saja ~ bahasa sunda kamus online ~ loka tarjamah otomatis indonesia sunda ~ basa sunda kamus ~ kamus sunda ke indonesia online ~ kamus sunda lengkap ~ arti bahasa sunda ~ terjemahan bahasa indonesia ke bahasa sunda online ~ contoh bewara bahasa sunda ~ kamus online sunda-indonesia ~ kamus bahsa sunda ~ sunda lemes ~ kamus indonesia-sunda otomatis ~ kamus bahasa indonesia bahasa sunda ~ kamus bahasa indonesia-sunda online ~ kamus bahasa sunda dan artinya ~ translate bahasa indonesia ke bahasa sunda ~ kamus online bahasa sunda indonesia ~ translate bahasa sunda ~ www sunda web id ~ kamus bahasa indonesia bahasa sunda online ~ translate bahasa sunda lemes ~ loka basa sunda ~ kamus bahas sunda ~ kamus sunda ka sunda ~ bahasa sunda terima kasih ~ bahasa sunda translator ~ bahasa sunda diam ~ terjemahan basa sunda ke bahasa indonesia ~

73 COMMENTS

  1. Menggunakan Firefox 3.0.6 Firefox 3.0.6 dengan OS Windows 7 Windows 7

    kang, ari sunda.web.id teh kamus sanes ?
    abdi tos ngabuka sunda.web.id teu aya nanaon …

  2. Menggunakan Firefox 3.0.6 Firefox 3.0.6 dengan OS Windows 7 Windows 7

    emgnya ada indo-sunda, klw ada minta websitenya dong pliss …

  3. Menggunakan Firefox 3.0.6 Firefox 3.0.6 dengan OS Windows 7 Windows 7

    kang andri, bantuan abdi …
    nerjemahkeun artikel ka basa sunda .

  4. Menggunakan Firefox 4.0b6 Firefox 4.0b6 dengan OS Windows XP Windows XP

    maaf kang wawan, website sunda.web.id sudah dihapus sama pemiliknya… sekali lagi maaf ya, nanti kalau dapet info lagi sy share disini

  5. Menggunakan Firefox 3.0 Firefox 3.0 dengan OS Windows XP Windows XP

    MAKALAH SOSIOLOGI
    Oleh yakubus
    PERILAKU MENYIMPANG PELAJAR
    DALAM PERSPEKTIF SOSIOLOGI
    Oleh : Muhammad Yakub
    NIM. A101080018
    Mahasiswa Program Sertifikasi Guru
    Melalui Jalur Pendidikan
    FKIP-UMS Surakarta
    Tahun 2008-2009
    Abstrak
    Perilaku menyimpang pelajar adalah salah satu dari masalah sosial karena dapat membahayakan tegaknya sistem sosial. Ada hubungan sebab akibat antara disorganisasi sosial dalam keluarga dengan perilaku menyimpang pelajar. Artinya adanya disorganiasi sosial dalam keluarga memberi peluang pelajar untuk melakukan perilaku menyimpang. Sebaliknya bagi pelajar yang keluarganya harmonis dan utuh maka kemungkinan melakukan perilaku menyimpang sangat kecil.
    A. PENDAHULUAN
    1. Latar Belakang
    Anonymous menulis “Ada seorang Ibu yang tinggal di Jakarta bercerita bahwa sejak maraknya kasus tawuran pelajar di Jakarta, Beliau mengambil inisiatif untuk mengantar dan menjemput anaknya yang sudah SMU, sebuah kebiasaan yang belum pernah Beliau lakukan sebelumnya. Bagaimana tidak ngeri, kalau pelajar yang tidak ikut-ikutan pun ikut diserang”, (ekaprana htt://www.jurnalbogor.com: 2008).
    Mengapa para pelajar itu begitu sering tawuran, seakan-akan mereka sudah tidak memiliki akal sehat, dan tidak bisa berpikir mana yang berguna dan mana yang tidak ? Mengapa pula para pelajar banyak yang terlibat narkoba dan seks bebas, dan hal lainnya yang menyimpang? Apa yang salah dari semua ini?
    Adalah sulit untuk menentukan suatu penyimpangan karena tidak semua orang menganut norma yang sama sehingga ada perbedaan mengenai apa yang menyimpang dan tidak menyimpang. Orang yang dianggap menyimpang berarti melakukan perilaku menyimpang. Tetapi perilaku menyimpang bukanlah kondisi yang perlu untuk menjadi seorang penyimpang. Penyimpang adalah orang-orang yang mengadopsi peran penyimpang, atau yang disebut penyimpangan sekunder.
    Istilah pelajar dalam makalah ini adalah mereka yang menurut Kartini Kartono, berusia antara 12 – 21 tahun. Pelajar akan mengalami periode perkembangan fisik dan psikis sebagai berikut : masa pra-pubertas (12 – 13 tahun), masa pubertas (14 – 16 tahun), masa akhir pubertas. (17 – 18 tahun). (2007:27). Dan perilaku menyimpang pelajar adalah kenakalan pelajar yang biasanya dilakukan oleh pelajar-pelajar yang gagal dalam menjalani proses-proses perkembangan jiwanya, baik pada saat remaja maupun pada masa kanak-kanaknya.(Jokie M.S. Siahaan http://www.blogspot.com/2008). Masa kanak-kanak dan masa remaja berlangsung begitu singkat, dengan perkembangan fisik, psikis, dan emosi yang begitu cepat. Kenakalan pelajar dalam studi masalah sosial dapat dikategorikan ke dalam perilaku menyimpang.
    Dalam perspektif sosiologi perilaku menyimpang pelajar terjadi karena terdapat penyimpangan perilaku dari berbagai aturan-aturan sosial ataupun dari nilai dan norma sosial yang berlaku. Perilaku menyimpang dapat dianggap sebagai sumber masalah karena dapat membahayakan tegaknya sistem sosial. Penggunaan konsep perilaku menyimpang secara tersirat mengandung makna bahwa ada jalur baku yang harus ditempuh. Perilaku pelajar yang tidak melalui jalur tersebut berarti telah menyimpang, atau telah terjadi kenakalan pelajar.
    Hal yang relevan untuk memahami bentuk perilaku mengapa seorang pelajar melakukan penyimpangan, sedangkan ia tahu apa yang dilakukan melanggar aturan. Becker (dalam Soerjono Soekanto,1988 : 26), mengatakan bahwa tidak ada alasan untuk mengasumsikan hanya mereka yang menyimpang mempunyai dorongan untuk berbuat demikian. Hal ini disebabkan karena pada dasarnya setiap manusia pasti mengalami dorongan untuk melanggar pada situasi dan adanya kesempatan tertentu, tetapi terkadang pada kebanyakan orang tidak menjadi berwujud penyimpangan.
    Dasar pengakategorian penyimpangan didasari oleh perbedaan perilaku, kondisi dan individu. Penyimpangan dapat didefinisikan secara statistik, absolut, reaktifis, dan normatif. Perbedaan yang menonjol dari keempat sudut pandang pendefinisian itu adalah pendefinisian oleh para reaktifis, dan normatif yang membedakannya dari kedua sudut pandang lainnya.( Jokie M.S. Siahaan: Penyimpangan secara normatif didefinisikan sebagai penyimpangan terhadap norma, di mana penyimpangan itu adalah terlarang bila diketahui dan mendapat sanksi. Jumlah dan macam penyimpangan dalam masyarakat adalah relatif tergantung dari besarnya perbedaan Penyimpangan adalah relatif terhadap norma suatu kelompok atau masyarakat. Karena norma berubah maka penyimpangan berubah.
    Penyimpangan biasanya dilihat dari perspektif orang yang bukan penyimpang. Pengertian yang penuh terhadap penyimpangan membutuhkan pengertian tentang penyimpangan bagi penyimpang. Untuk menghargai penyimpangan adalah dengan cara memahami, bukan menyetujui apa yang dipahami oleh penyimpang. Cara-cara para penyimpang menghadapi penolakan atau stigma dari orang non penyimpang disebut dengan teknik pengaturan. Tidak satu teknik pun yang menjamin bahwa penyimpang dapat hidup di dunia yang menolaknya, Teknik-teknik yang digunakan oleh penyimpang adalah kerahasiaan, manipulasi aspek lingkungan fisik, rasionalisasi, partisipasi dalam subkebudayaan menyimpang dan berubah menjadi tidak menyimpang.
    Proses sosialisasi terjadi dalam kehidupan sehari-hari melalui interaksi sosial dengan menggunakan media atau lingkungan sosial tertentu. Oleh sebab itu, kondisi kehidupan lingkungan tersebut akan sangat mewarnai dan mempengaruhi input dan pengetahuan yang diserap oleh setiap pelajar. Karena itulah dalam membahas perilaku penyimpangan pelajar, penulis menitikberatkan pada pendekatan sistem, yaitu perilaku individu sebagai masalah sosial yang bersumber dari sistem sosial terutama dalam pandangan disorganisasi sosial sebagai sumber masalah. Hal ini dapat dijelaskan bahwa pada umumnya para pelajar yang mengalami gejala disorganisasi sosial dalam keluarga misalnya, maka norma dan nilai sosial menjadi kehilangan kekuatan mengikat. Dengan demikian kontrol sosial menjadi lemah, sehingga memungkinkan terjadinya berbagai bentuk penyimpangan perilakunya

  6. Menggunakan Firefox 3.6.12 Firefox 3.6.12 dengan OS Windows XP Windows XP

    TOLONG TERJEMAHIN DONK KE BAHASA INDONESIA
    Pikeun cumarita di hareupeun jalma réa diperelukeun téhnik-téhnik anu kudu diperhatikeun pisan. Lain ngan saukur nalika cumarita wungkul anu penting diperhatikeun téh, tapi persiapan saméméh biantara ogé mangrupakeun salahsahiji faktor anu mangaruhan kana kasuksésan biantara.
    1. Téhnik Nataharkeun Biantara
    Perkara anu kudu dipersiapkeun saméméh biantara téh di antarana:
    a. Nangtukeun tujuan. Biasana diébréhkeun dina téma atawa judul biantara.
    b. Merhatikeun audiéns. Naha anu haladir téh barudak atau jalma déwasa, lalaki atawa awéwé, kumaha tingkat atikanana, lingkungan masarakatna, jeung sajabana.
    c. Nyusun biantara kalawan hadé. Lamun perelu kudu nyusun naskah kalawan dilengkepan ku référénsi anu saluyu jeung jejer biantara.
    d. Latihan kalawan bener-bener dina matéri, vokal, basa, gaya, lentong, jeung sajabana.
    e. Nyayagikeun diri, boh pisik boh méntal, utamana rasa percaya diri.
    f. Hadir kana acara saméméh acara dimimitian.

    2. Téhnik Ngalaksanakeun Biantara

    Perkara anu kudu dipersiapkeun nalika nepikeun biantara di antarana:
    a. Berpenampilan rapih tur sopan saluyu jeung acara.
    b. Nepikeun biantara kalawan tenang, pinuh ku rasa percaya diri dina nyanghareupan audiéns.
    c. Nepikeun biantara sacara sistimatis. Lamun perelu mah diseling ku humor.
    d. Nerangkeun masalah sacara gamblang, arguméntatif, sarta bisa diregepkeun tur kaharti ku parahadirin.
    e. Ngatur jeung memperhatikeun waktu cumarita.
    f. Lamun aya kakurangan atau kasalahan henteu géngsi pikeun ménta dihampura.
    g. Nagmimitian jeung mungkas caritaan ku ucapan salam.

    3. Struktur Biantara

    Nyusun caritaan di hareupeun jalma réa pikeun ngajéntrékeun hiji perkara tur sangkan bisa nyugemakeun parahadirin anu ngabandungan biantara téh merelukeun kaparigelan husus. Dina kaumumanana, susunan biantara-hususna dina acara resmi- ngawengku sistimatika siga kieu:

    a. Bubuka
    Islam ngajarkeun supaya caritaan urang téh ngandung mangpaat jeung meunang rohmat Alloh. Ku sabab kitu, biantara nu hadé téh kudu dimimitian ku ucapan salam, muji ka Alloh swt., sahadat jeung solawat ka Rosululloh. Pikeun muka caritaan, ditepikeun ogé ucapan “nganuhunkeun” kana kasempetan anu disadiakeun pikeun biantara, ngenalkeun diri, jeung nepikeun sacara ringkes poko-poko caritaan anu bakal dipedar. Tujuan bubuka téh nya éta pikeun ngajak parahadirin sangkan merhatikeun caritaan tur ngajadikeun parahadirin museurkeun perhatianana kana perkara anu ditepikeun.

    b. Eusi pedaran
    Minangka inti tina biantara, eusi pedaran téh sakuduna:
    1. Ditepikeun kalawan jéntré, sistimatis, jeung ngagunakeun basa anu éféktif.
    2. Ngabogaan rarangkay caritaan anu ngaruntuy sarta gampang kaharti ku sakur anu ngabandunganana.
    3. Medar jejer caritaan dibarengan ku alesan-alesan anu kuat tur dirojong informasi, fakta, data, jeung analisa anu logis.
    4. Pikeun ceramah agama Islam, kudu nepikeun ayat-ayat Alquran jeung atawa Hadis anu patali jeung perkara anu dipedar.

    Intina mah saurang orator, mubalig, atawa da’i anu cumarita di hareupeun jalma réa kudu nepikeun poko-poko pedaran kalawan basa anu merenah jeung pedaran anu pikaresepeun; jéntré naon anu dimaksud, argumentatif, jeung gampang kaharti ku sakur anu ngabandunganana.

    c. Panutup

    Panutup téh mangrupakeun rangkuman jeung kacindekan tina caritaan anu geus ditepikeun, jadi klimaks tina biantara, anu ahirna méré kesan anu kuat pikeun hadirin. Lamun perelu bisa dibarengan ku du’a jeung harepan. Sanggeus kitu dipungkas ku paménta pangampura tina sadaya kelepatan, tur ditutup ku ucapan salam.

  7. Menggunakan Firefox 3.6.12 Firefox 3.6.12 dengan OS Windows XP Windows XP

    Pikeun cumarita di hareupeun jalma réa diperelukeun téhnik-téhnik anu kudu diperhatikeun pisan. Lain ngan saukur nalika cumarita wungkul anu penting diperhatikeun téh, tapi persiapan saméméh biantara ogé mangrupakeun salahsahiji faktor anu mangaruhan kana kasuksésan biantara.
    1. Téhnik Nataharkeun Biantara
    Perkara anu kudu dipersiapkeun saméméh biantara téh di antarana:
    a. Nangtukeun tujuan. Biasana diébréhkeun dina téma atawa judul biantara.
    b. Merhatikeun audiéns. Naha anu haladir téh barudak atau jalma déwasa, lalaki atawa awéwé, kumaha tingkat atikanana, lingkungan masarakatna, jeung sajabana.
    c. Nyusun biantara kalawan hadé. Lamun perelu kudu nyusun naskah kalawan dilengkepan ku référénsi anu saluyu jeung jejer biantara.
    d. Latihan kalawan bener-bener dina matéri, vokal, basa, gaya, lentong, jeung sajabana.
    e. Nyayagikeun diri, boh pisik boh méntal, utamana rasa percaya diri.
    f. Hadir kana acara saméméh acara dimimitian.

    2. Téhnik Ngalaksanakeun Biantara

    Perkara anu kudu dipersiapkeun nalika nepikeun biantara di antarana:
    a. Berpenampilan rapih tur sopan saluyu jeung acara.
    b. Nepikeun biantara kalawan tenang, pinuh ku rasa percaya diri dina nyanghareupan audiéns.
    c. Nepikeun biantara sacara sistimatis. Lamun perelu mah diseling ku humor.
    d. Nerangkeun masalah sacara gamblang, arguméntatif, sarta bisa diregepkeun tur kaharti ku parahadirin.
    e. Ngatur jeung memperhatikeun waktu cumarita.
    f. Lamun aya kakurangan atau kasalahan henteu géngsi pikeun ménta dihampura.
    g. Nagmimitian jeung mungkas caritaan ku ucapan salam.

    3. Struktur Biantara

    Nyusun caritaan di hareupeun jalma réa pikeun ngajéntrékeun hiji perkara tur sangkan bisa nyugemakeun parahadirin anu ngabandungan biantara téh merelukeun kaparigelan husus. Dina kaumumanana, susunan biantara-hususna dina acara resmi- ngawengku sistimatika siga kieu:

    a. Bubuka
    Islam ngajarkeun supaya caritaan urang téh ngandung mangpaat jeung meunang rohmat Alloh. Ku sabab kitu, biantara nu hadé téh kudu dimimitian ku ucapan salam, muji ka Alloh swt., sahadat jeung solawat ka Rosululloh. Pikeun muka caritaan, ditepikeun ogé ucapan “nganuhunkeun” kana kasempetan anu disadiakeun pikeun biantara, ngenalkeun diri, jeung nepikeun sacara ringkes poko-poko caritaan anu bakal dipedar. Tujuan bubuka téh nya éta pikeun ngajak parahadirin sangkan merhatikeun caritaan tur ngajadikeun parahadirin museurkeun perhatianana kana perkara anu ditepikeun.

    b. Eusi pedaran
    Minangka inti tina biantara, eusi pedaran téh sakuduna:
    1. Ditepikeun kalawan jéntré, sistimatis, jeung ngagunakeun basa anu éféktif.
    2. Ngabogaan rarangkay caritaan anu ngaruntuy sarta gampang kaharti ku sakur anu ngabandunganana.
    3. Medar jejer caritaan dibarengan ku alesan-alesan anu kuat tur dirojong informasi, fakta, data, jeung analisa anu logis.
    4. Pikeun ceramah agama Islam, kudu nepikeun ayat-ayat Alquran jeung atawa Hadis anu patali jeung perkara anu dipedar.

    Intina mah saurang orator, mubalig, atawa da’i anu cumarita di hareupeun jalma réa kudu nepikeun poko-poko pedaran kalawan basa anu merenah jeung pedaran anu pikaresepeun; jéntré naon anu dimaksud, argumentatif, jeung gampang kaharti ku sakur anu ngabandunganana.

    c. Panutup

    Panutup téh mangrupakeun rangkuman jeung kacindekan tina caritaan anu geus ditepikeun, jadi klimaks tina biantara, anu ahirna méré kesan anu kuat pikeun hadirin. Lamun perelu bisa dibarengan ku du’a jeung harepan. Sanggeus kitu dipungkas ku paménta pangampura tina sadaya kelepatan, tur ditutup ku ucapan salam.

    TOLONG DI TERJEMAHIN KE BASA INDO
    TOLONG,,,,,,TOLONG YACH>……!!!!!

    • Menggunakan Safari 4.0.3 Safari 4.0.3 dengan OS Mac OS X 10.6 Mac OS X 10.6

      ia dong masa aku nyari terjemahan sunda-indonesia gak ada parah… -.- terjemahin dong yang BIANTARA ITU :(

  8. Menggunakan Firefox 3.5.7 Firefox 3.5.7 dengan OS Windows XP Windows XP

    bismillah..

    salam kenal utk smua. mohon di ajar bahasa sunda na. syukran!!!

  9. Menggunakan Google Chrome 8.0.552.237 Google Chrome 8.0.552.237 dengan OS Windows XP Windows XP

    titenan, wewengkon, wincikan, paguneman, ihwal apartinya kata2 diatas dalam bahasa indonesia, trimakasih

  10. Menggunakan Google Chrome 13.0.782.215 Google Chrome 13.0.782.215 dengan OS Windows 7 Windows 7

    aya teu kamus bahasa sunda abdi bde di ajar basa lmesna

  11. Menggunakan Opera Mini 6.5.27452 Opera Mini 6.5.27452 dengan OS Android Android

    maaf.
    apa yang di makdud pedaran,?
    dan apa arti dari babasan “beurat birit”?
    mohon di replay..

Leave a Reply